Senin, 21 April 2014
RSS

Konflik Dengan Perusahaan Tambang 4 Orang Warga Sirese Di Bui.

 

JAKARTA--Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), mengungkapkan adanya empat warga Sirise Manggarai NTT yang di vonis 5 bulan 7 hari karena konplik dengan perusahaan tambang mangan  PT Arumbai Mangabekti (AMB).

 

Keempat warga Sirise yaitu Siprianus Amon,Yohanes Pani, Yeremias Pani dan Matias Kimu Kole telah ditahan selama 5 bulan 7 hari sebelum melakukan persidangan di Pengadilan Negeri Ruteng. Mereka di vonis hukuman 5 bulan 7 hari dan dinyatakan bebas karena sudah menjalani hukuman sebelum vonis.

Menurut pengkampanye JATAM, Priyo Pamungkas Kustiadin saat ini mereka sudah menuju ke kampung dan berencana melakukan pelaporan secara perdata terhadap PT Arumbai Mangabekti.

" .Kejadian berawal ketika PT AMB telah menyerobot lingko (tanahpersekutuan) Rengge Komba milik masyarakat adat Sirise. Kemudian wargaSirise melaporkan kepada Polisi namun belum mendapatkan bukti jelassedangkan PT AMB melapor dan menyatakan sebagai pemilik sah tanah tersebut dengan menunjukkan dokumen kepemilikan," papar Priyo saat ditemui PME di kantornya, Jakarta, Kamis (11/11).

Menurutnya Masyarakat adat Sirise tidak pernah meyerahkan linko kepada PT AMB untuk penambangan mangan. Tetua adat Weleng dan SatarTeu mengakui kepemilikan Lingko bagi warga Sirise.

" Warga Sirise melakukan pemagaran lingko tersebut dengan kayu dan melakukan pendudukan untuk menghentikan eksploitasi penambangan mangan," kata Priyo.

Selain itu menurut Priyo, PT. AMB sendiri sudah 13 tahun beroperasi menambang mangan di Sirise. Namun selama itu justru masyarakat semakin dalam jatuh dalam kemiskinan.Sumber-sumber penghidupan mereka hancur karena operasi tambang mangan.

" Faktor kemiskinan membuat warga yang bekerja sebagai buruh kasar takberdaya terhadap masa depan anak-anaknya. Ini dimanfaatkan olehpihak/oknum perusahaan dengan memperkejakan anak dibawa usia ke daerahlain yang terungkap baru-baru ini," pungkasnya.

 

Banner
Site Design by Yanhr - learn Joomla! in fast and easy way